
Ada sesuatu yang menarik bagi saya pada Fire Emblem Three Houses. Sekilas permainan ini hanyalah sebuah Tactical RPG biasa seperti seri pendahulunya. Namun, yang berbeda adalah kita juga akan merasakan bagaimana menjadi seorang guru. Bukan hanya sekedar guru tetapi seorang guru yang baik yang peduli dengan lingkungan sekitarnya. Nah, jika kamu ingin menjadi seorang guru yang baik yang dikenang murid-murid kamu, mungkin kamu juga bisa belajar dari Byleth.
Coba saja lihat Byleth. Sosok yang cerdas dalam pengaturan strategi dan berhasil membawa murid-muridnya menuju kejayaannya masing-masing. Byeth bisa membuat murid-muridnya menemukan dirinya sendiri dan terus bertumbuh. Apa saja sih yang dilakukan Byleth sampai ia dapat mencapai itu?

Sederhana, ia hanya peduli dengan orang-orang sekitarnya. Kepedulian itu bukan hanya dalam bentuk perkataan saja melainkan juga lewat tindakan nyata. Kamu masih ingat tidak gambaran guru yang ideal menurut kamu saat di bangku sekolah? Atau apakah kamu saat ini sedang bersekolah dan punya sosok guru yang kamu sukai? Nah, sekarang mari kita bandingkan dengan Byleth.

Selain jago bertarung, Byleth juga banyak sekali melakukan aktivitas dengan orang-orang sekitarnya. Selain mengajar, Byleth juga bisa berkebun, memancing, mengantarkan surat, mendengarkan curhatan murid-murid, punya waktu khusus buat murid dan bahkan mengajak makan bersama murid-muridnya. Coba bayangkan bagaimana jika kamu bertemu dengan sosok guru seperti ini. Bukankah kita akan mengidolakan guru tersebut?

Sebab pada dasarnya, guru favorit kita adalah guru yang peduli dengan murid-muridnya. Guru yang bukan hanya sekedar mengajar pelajaran tapi juga mengajarkan kehidupan. Bisa bercanda tapi tegas. Bisa melakukan apa saja tapi tetap dapat memimpin dengan baik. Itulah gambaran Byleth dan juga gambaran betapa relate-nya Byleth dengan kehidupan kita.
Mungkin itu juga alasan mengapa saya bisa berkali-berkali menamatkan game ini, meskipun memang game ini menawarkan ending yang berbeda-beda. Namun, tanpa hal tersebut pun saya akan tetap berulang kali memainkan game ini. Sebab bagi saya, nikmatnya game ini justru didapat ketika saya bisa mengenal murid-murid saya dengan baik, melihat bagaimana mereka bertumbuh dalam battle dan menjalani kehidupan mereka. Apalagi setiap karakter juga memiliki latar belakangnya masing-masing yang juga relate dengan kehidupan nyata.

Akhir kata, saya rasa selain berperan menjadi Byleth kita juga bisa belajar menjadi Byleth di kehidupan kita. Terus peduli dan terus bertumbuh dengan orang-orang terdekat kita. Salam!




