Buat para fans konsol Nintendo saya yakin sudah sangat mengenal seri Fire Emblem. Game Tactical RPG yang menawarkan story yang memukau serta mekanik bertarung yang khas. Apalagi game Fire Emblem selalu ada di konsol Nintendo yaitu Famicom, Super Famicom, GBA, GameCube, Wii, DS, 3DS, Wii U, Switch dan Switch 2. Game yang satu ini memang dapat menghadirkan kesan yang dalam bagi para player begitu juga saya. Salah satunya adalah Fire Emblem Three Houses, game tactical RPG dengan stroyline yang bisa kita pilih sendiri.

Saat saya memainkan game ini kehadiran 3 pemimpin yaitu Edelgard von Hresvelg (Black Eagles, Adrestian Empire), Dimitri Alexandre Blaiddyd (Blue Lions, Holy Kingdom of Faerghus), dan Claude von Riegan (Golden Deer, Leicester Alliance) membuat saya seolah tenggelam dalam cerita. Ketiganya begitu bersemangat dan sangat antusias menyambut Byleth sang karakter utama. Pada permulaan game terlihat ketiganya memiliki sifat yang berbeda-beda. Edelgard adalah seorang wanita yang tenang dan serius, Dimitrti adalah laki-laki yang sopan dan rendah hati dan Claude adalah laki-laki yang lebih santai dan ceria.

Ketiganya juga memiliki latar belakang kehidupannya sendiri-sendiri. Begitu pula dengan teman-teman mereka yang juga memiliki kisahnya masing-masing. Hal ini membuat lingkungan dan keseluruhan kegiatan Byleth saat mengajar maupun battle benar-benar terasa pengaruhnya. Selain dengan Byleth, setiap karakter dalam game ini juga memiliki stat relasi dengan satu sama lain. Adanya stat relasi tersebut membuat game ini sangat dekat dengan kehidupan nyata.

Coba saja kita lihat di kehidupan kita. Dalam satu kelas, satu pekerjaan atau bahkan dalam satu kegiatan ada berapa banyak orang yang bisa kita kenal dengan baik? Apakah kita lebih dapat dekat ke beberapa orang saja? Jika ya, itulah yang digambarkan dalam game ini. Bagaimana Interaksi antar karakter dengan Byleth yang berbeda-beda. Bagaimana relasi sebuah karakter dengan karakter lainnya yang ternyata masih berhubungan dengan latar belakang mereka sendiri. Semuanya dikemas dengan baik sehingga membuat saya semakin peduli dengan mereka.

Saat memainkan game ini, terus terang saya ikut merasa bertumbuh bersama-sama dengan mereka yang menjadi murid Byleth. Mereka membawa ceritanya masing-masing dan hidup di bawah pengajaran Byleth. Mereka pun terus bertumbuh seiring meningkatnya relasi dengan Byleth, relasi dengan karakter lainnya dan konfilk yang terjadi terhadap Fodlan. Bagi saya seluruh karakter yang ada benar-benar hidup dan sebagai guru mereka saya dibuat ikut senang dan bangga dengan pertumbuhan mereka.

Nah, itulah dia Fire Emblem Three Houses. Game tactical RPG yang apik dan sangat berkesan. Apakah kamu juga merasakan hal yang sama pada game ini? Coba ketik ya tanggapan kamu di kolom komentar. Sampai jumpa di artikel berikutnya.




