Catatan Si Gamer

Menjadi Anak Baru di Garreg Mach Monastery (2)

Nah, setelah kita berkenalan dengan Gatekeeper saatnya kita berkenalan dengan calon murid kita di Garreg Mach Monastery. Dari sekian banyak karakter yang nantinya dapat kita rekrut, tetap saja terdapat percakapan yang menarik dan lucu. Apa saja? Cekidot.

1. Lorenz

“Ah. You must be that renowned mercenary. Perhaps you’d like to join me for a cup of tea sometime”

Ternyata yang suka minum teh bukan hanya Manuela ya hehe dan dari perkenalan awal kamu sudah diajak minum teh.

2. Raphael

“Nice to meet you! I’m Raphael Kirsten. Who are you again?”

Dari pembicaraan dengan Lorenz sepertinya rumor tentang Byleth sudah meluas ya namun ternyata beda cerita dengan Raphael. Ia malah tidak mengenal Byleth hehe.

3. Sylvain

“Well, well! It must be my lucky day today, being approached by such a beauty.”

“I’m Sylvain Jose Gautier. Feel free to say hi whenever you like.”

Nah, calon murid yang satu ini malah terang-terangan menggoda Byleth. Jika karakter kamu adalah Byleth perempuan, ia akan berkata demikian dan bahkan memberikan kebebasan pada Byleth untuk menyapanya. Sepertinya dia tidak tahu ya kalau Byleth adalah gurunya hehe

4. Felix

“I look forward to sparring with you and beating you”

Percaya diri memang perlu tapi tidak dengan guru sendiri donk hehe. Felix juga terang-terangan ingin berlatih tanding dengan Byleth bahkan mengalahkannya. Hmm, apa Felix belum tahu Byleth sehebat sampai ia diminta menjadi guru?

5. Ingrid

“Felix, must you always speak of fighting right away?”

Ternyata bukan saya saja yang bereaksi, Ingrid pun demikian. Tahu temannya begitu jumawa, Ingrid tak tinggal diam. Masa sih ketemu guru kamu bahasnya langsung bertarung mulu, begitu kira-kira kata Ingrid.

6. Mercedes

“I suppose you’ll be enrolling at the Officers Academy too, then?”

Nah, kali ini berbeda lagi. Mercedes sepertinya tidak akan menyangka jika Byleth adalah seorang guru. Ia sampai mengira Byleth juga adalah seorang murid sama sepertinya hehe. Mungkin karena Byleth terlihat tidak beda jauh umurnya dengan mereka.

7. Bernadetta & Ferdinand

“Ah! What?! I don’t talk to strangers!”

“Bernadetta, this is no stranger! Our house leader owes this person a great debt. Is that not right?”

Ini reaksi yang sangat lucu dari Bernadetta. Bagaimana mungkin seorang murid bisa berkata seperti itu di tengah-tengah kelas yang ramai apalagi dengan seorang guru. Untung saja ada Ferdinand yang meluruskan Bernadetta hehe.

8. Lindhart & Caspar

“Lindhart. Good-bye”

“Yeah, Lindhart. How’d you get into the academy with those manners?”

Singkat, padat, jelas dan menjengkelkan hehe. Belum apa-apa Lindhart sudah menjengkelkan dengan omongan ketusnya. Bagaimana mugkin kalimat pertama yang diucapkan saat baru berkenalan adalah selamat tinggal hehe? Lucunya lagi, omongannya barusan membuat Caspar bereaksi dengan menanyakan bagaimana caranya ia masuk akademi dengan perangai yang seperti itu hehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *